Reportase Strolling : Blue Point & Padang-Padang


Reportase kali ini menghadirkan Blue Point dan Padang-padang sebagai tujuan wisata minggu ini. Perjalanan dari Kuta menuju Blue Point ditempuh dalam waktu 30-40 menit dengan sepeda motor, cukup mendebarkan karena kita melewati gunung dan lembah, serta melakukan drift-drift cantik dengan kecepatan 80km/jam. Sangat disarankan untuk mengenakan sabuk pengaman (usulan buat pabrik motor) atau berpegangan dengan erat jika berkendara bersama Joni sejati (terutama jika anda memiliki bobot di bawah standard) karena sensasi motoGP akan cukup terasa.


Blue Point Cliff

Pemandangan Bukit Karang di Blue Point

Lokasi pertama yang kita kunjungi adalah Blue Point, pemandangan dari atas tebingnya benar2 mengagumkan membuat saya yang takut nggak suka ketinggian memberanikan diri menaiki tangga terkutuk dan melompati tebing2 curam yang berbahaya demi melihat pemandangan laut dari atas (kondisinya nggak seekstrim itu sih, point of view dari kacamata saya sendiri ini :p ). Asli ngeri naik tangga ini akibat kombinasi sudut kemiringan, tinggi,dan bentuk tangga yang ala kadarnya ini. Turunnya ternyata malah lebih mengerikan lagi *_*

Stairway to Heaven

Stairway to Heaven >.<

Pantai di Blue Point tidak seberapa jika dibandingkan dengan Dreamland atau Padang-Padang. Pantainya agak sempit, bukit karang lebih mendominasi tempat ini. Namum tempat ini sangat ideal untuk surfing karena lautnya yang lebar dan ombak yang cukup ‘ganas’. Tidak dianjurkan untuk belajar surfing di sini karena tidak ada tim Baywatch di sini dan pengunjungnya tidak begitu banyak sehingga tempat ini cukup ideal untuk yang benar2 niat bunuh diri. Selain pantai dan bukit karangnya, pemandangan bule yang sedang berjemur di sini juga cukup indah, suasanyanya yang cukup sepi membuat nuansanya cukup eksklusif.

Blue Point

Pantai Blue Point dari atas Bukit

Perjalanan dilanjutkan ke Padang-Padang.Β  Sebuah pantai yang sepertinya tidak begitu terkenal di kalangan penduduk lokal. Anda dapat merasakan nuansa Miami Beach di sini dengan banyaknya bule yang berkeliaran di sini (kita terlihat seperti wisatawan asing yang sedang liburan di hawaii waktu itu). Pantainya sangat tenang, cocok untuk belajar berenang atau sekedar main air. Walaupun secara pemandangan menurut saya Dreamland masih lebih unggul, namun secara lokasi Padang-Padang memiliki bukit2 yang membuat beberapa area menjadi teduh .Lumayan, ga perlu sewa payung mahal kaya di Dreamland (mode ngirit akibat keseringan kuliner).

Padang-Padang

Pantai Padang-Padang

Kesimpulan (buat tim Wisnu jangan scroll ke bawah, pokoknya jangan deh) :

.

.

.

.

.

.

.

.

Touring keliling Bali di hari minggu memang lebih menyenangkan daripada Lembur di ruangan kecil sempit bernama Wisnu bersama orang asing tak dikenal. Plis deh, masa hari minggu masih kerja juga sih hehehe

* ngacir sebelum dilempar parang,digunduli, trus dikuliti dan dibakar hidup2 *

Thanks to Sentinel sudah mengenalkan tempat ini, review lebih lengkap bisa dibaca di sini

Iklan

14 thoughts on “Reportase Strolling : Blue Point & Padang-Padang

  1. Yeah… aku ga tau lagi gimana nasib hidupku andaikan jadi lembur pada hari minggu yang menyenangkan itu.
    Arah hidupku langsung berubah drastis sejak hari itu (halah)…. ah beruntung sekali bisa menjelajahi pantai bali, melihat setiap keajaiban didalamnya.

    Fiuhh… tentu saja angin sejuk di pantai yang mengalir lembut membuat pikirankuk bisa lebih santai setelah seminggu terdampar di dunia gelap… xixixi…

    NB: sayang sekali ada orang ngamuk karena ga suka difoto *_*

    Suka

  2. wakakak… lu sih yo… kalo lu minta ijin pasti mereka mau dipoto (mungkin dapat sesi pemotretan sendiri…)

    iya nih… bener2 nih tempet mantep… moga2 masih ada tempet lagi yg lebih mantep… dan banyak yg “berjemur” di sana… πŸ˜€

    lain kali kesana lagi yuukkk…

    Suka

  3. @respito : saya setuju pito, menikmati minggu yang ceria di pantai lebih asyik daripada memandangi layar monitor dari pagi hingga malam *masih ngompori yang lembur*

    @abet : pemandangan di pinggir pantainya juga bagus, ada yg putih, kemerahan, dan ada yg coklat * pemandangan yg mana ini ya hehehe *

    @sentinel : fotonya dihapus karena hasilnya nggak bagus itu, lain kali kita adakan sesi pemotretan sendiri aja hehehe

    @mi-chan : itu cuma casing Bule, aslinya orang Tegal kok itu
    * sok tau mode on *

    Suka

  4. AiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaiaAiaiaiaiaiaia

    TT

    DUDUL

    ** ambil parang ! **

    *Aih, panjangnya. Bikin rusak tampilan ajah. Pendekin ah hehehe*

    Suka

  5. Coba juga “Pantai Suluban” bro, pantai ini terletak paling dekat dgn Pura Uluwatu kalu dari arah Kuta persis sebelum Pura Uluwatu ada pertigaan ambil yg belok kanan. utk sampai dipantainya sendiri ya tetep mesti turunin bukit…
    Tapi sebanding deh capeknya sama view yg didpt… Pro Surfer dan pasangan Hot Bule sdg Honeymoon…. πŸ™‚

    Suka

  6. @nai : dicobain kok tangganya, sampe bingung cara turunnya gimana :p

    @eru : sabar ya nak *elus2 pala Eru,ngacir sebelum diparang*

    @mi-chan : itu derita software developer yang harus menghabiskan hari minggunya yang indah dengan lembur di kantor sampe malem hi hi hi

    @zoel : pdhal ada yg pake kamera hape, objek memegang peranan juga kayanya hehehe

    @gedebagus : ketua seksi hura2, ada usul nih. Minggu depan Pantai Suluban ato Besakih nih enaknya?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s