Reportase Strolling : Nyang Nyang


Tim Jalan-Jalan Ceria Strolling kali ini mengunjungi sebuah pantai terpencil bernama Nyang Nyang (belum jelas termasuk kata ulang atau bukan). Sebuah nama yang cukup aneh dan lucu unik menurut saya yang membuat kata pertama yang keluar dari mulut saya ketika mendengar tujuan strolling kali ini adalah ‘Apa tadi namanya?’

Terletak di daerah Uluwatu (belok kanan di pertigaan untuk menuju Balangan, lurus untuk ke Nyang Nyang). Jalan menuju lokasi ini jauh lebih tidak bersahabat daripada Balangan. Suasana Off Road langsung terasa ketika memasuki area menuju ke sini seolah-olah kami meninggalkan peradaban ketika memasukinya. Tidak heran jika pengunjungnya jauh lebih sepi dibandingkan Balangan. Parkirannya (kalo bisa disebut sebagai tempat parkir) dikuasai oleh kami. Review Pantai lebih lengkap bisa dilihat di sini

Lokasi pantai pertama yang begitu mengejutkan membuat saya tidak segera berjalan menuju pantai karena letaknya yang berpuluh2 meter di bawah permukaan di mana saya berpijak (halah).

~ Pantainya dilihat dari tempat masuk ~

Mau turun tapi kok tinggi, nggak turun udah jauh2 datang. Akhirnya setelah makan siang dan bernarsis2 dikit di atas bukit kami memutuskan untuk turun. Untuk menuju pantai di bawah, kita harus menuruni 571 anak tangga. Awas, jaga barang2 anda karena ada Ansella monyet di atas pepohonan di sekitar tangga.

~ Tangga Terkutuk yang menguras Stamina ~

~ Sejauh mata memandang ~

Karena saat itu agak mendung, kami tidak bisa berlama2 berjalan menyusuri pantai (walau sebenarnya penasaran ada apa di ujung sana). Sebagai oleh2, kami membawa pulang kerang warna-warni dan fosil kepiting dari sini (dan bayi paus yang hampir pingsan ketika naik tangga). Ternyata di kos baru diketahui di dalam fosil kepiting itu ada bayi kepiting yang masih hidup di dalamnya. Pito sebagai anak yang baik dan rajin menabung (halah) membawa kepiting kecil itu kembali ke habitat asalnya (bukan ke Nyang Nyang, ke pantai terdekat doang).

~ Mr. Krab ~

Wah, ga bisa nulis reportase panjang2, banyak kerjaan menunggu (tapi kok masih sempat jalan2). Sampai jumpa di reportase berikutnya

~ Super Sentai Narsis Ranger? ~

Foto2 Nyang Nyang yang lebih keren bisa dilihat di sini

14 thoughts on “Reportase Strolling : Nyang Nyang

  1. jalan ke pantainya asik, seru !! coz tanjakan ma turunannya jadi bikin penuh perjuangan sampai ke pantae-nya…

    eh tama tama,
    kenapa dinamain Nyang Nyang?
    ada ga yah pantai Nyan Nyan? hihi… ^___^;

    btw, kok sore itu gag ujan yah?
    padahal siangnya mendung gelap banget

  2. @sella : *bius si monyet biar diem*

    @pHi : luthu kan namanya, klo Nyan Nyan ntar banyak kucingnya. Sore itu mendung doang kok, rada gerimis. Kita lakukan ritual pengusir hujan soalnya

  3. @aze : keren emang, sebanding ama effortnya kemari

    @tiika : kasian, bayi pausnya hampir pingsan saat menaiki tangga terkutuk itu. Lagian misinya adalah mendokumentasikan evolusi beruang->bayi paus->… -> kupu2 mutan

    @nai : foto kedua dari bawah, waktu sedang rebahan di pasir itu *capit nai*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s