[PR] Rejecting, tips n trick


UAS telah selesai (buat sebagian orang, termasuk gw), tinggal nunggu rapotan bulan depan. Sudah mulai bisa beraktivitas normal mengerjakan peer2 yg menumpuk dan ga sempat dipegang gara2 sibuk jalan2 ke Singapore belajar buat UAS (dan bbrp bulan lagi bakal ada ujian lagi >_< ). Blog ini termasuk salah satu hal yg ditelantarkan, dan ternyata ada yg ngasih gw peer di sini.

Gw cicil kerjain satu persatu deh selagi ada waktu luang (pura2 ga liat tumpukan kertas di samping) . Postingan ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu request om yoan tentang cara menolak orang tanpa melukai hatinya.

IMHO, hal ini adalah sesuatu yg bisa dibilang mustahil. Bagaimanapun skenarionya, yg namanya ditolak itu jelas sakit (kecuali jika dari awal emang ga terlalu berharap, cuma iseng2 berhadiah aja). Agar lebih mudah dipahami, coba bayangkan beberapa skenario berikut ini

case 1 : jutek, lokasi di urmah

Sales (S) : permisi pak, saya mau menawarkan ba
Pelanggan (P) : nggak butuh, pergi kamu!!!!Β  BRAAAK!!! *banting pintu*
S : ……..

case 2 : pura2 ga tau

S : permisi pak, apa bapak sudah punya kartu kredit?
P : wah langitnya mendung, kayanya mau ujan nih (ngeliat ke atas)
S : maaf pak, saya dari bank x. Apa bapak tertarik untuk …
P : duh jam brp ini, ngaret banget si X (ngeliat jam)
S : bapak bisa melihat keunggulan pro… (sambil nyodorin brosur)
P : (meninggalkan tempat begitu saja)
S : ……………….

case 3 : ramah, lokasi di mall

S : maaf mas, mau nyoba parfum X ini? *semprot2 sembarangan*
P : wah produk baru ya mbak?
S : iya mas, ini parfum keluaran terbaru. wangi tambang, diimpor dari Chili
P : wow, kemasannya juga menarik, sama seperti mbak bla bla bla (nanya macem2 mulai dari bahan parfum,resep martabak, sampe nomer hape)
S :Β  (setelah 2 jam beramah tamah) jadi gimana mas, tertarik untuk menco…..
P : maaf mbak, saya sudah punya parfum favorit dan gak berminat ganti parfum jadi mbak jangan coba2 merayu saya untuk bla bla bla…..
S : ………….

Gw kurang tau cara menolak apa yg ingin diketahui om Yoand, jika om Yoand sering digangguin sales telemarketing maka contoh di atas bisa cukup menggambarkan contoh2 penolakan dan efeknya dalam melukai perasaan yg ditolak. Namun jika kasusnya om Yoand sering ditembak (dalam arti menyatakan cinta, bukan ditembak secara harafiah karena om Yoand bukan mafia), contoh di atas juga cukup menggambarkan. Begini penjelasannya

Contoh pertama adalah contoh cara penolakan secara langsung yang kejam. “elo mau jadian ama gua?ih amit2 deh, ngaca dulu dong” adalah contoh kata2 penolakan tipe ini.Β  Dalem dan menusuk perasaan, kecil kemungkinan orang yg ditolak tetap membina hubungan baik dengan yg menolak, apalagi coba2 nembak untuk kedua kalinya dan besar kemungkinan usaha nembak yang kedua kalinya adalah penembakan secara harafiah 😐

contoh kedua menggambarkan tindakan pura2 tidak melihat sinyal2 yg diberikan, bahkan pura2 bodoh ketika ybs menyatakan perasaan secara langsung. “iya aku suka sama kamu, aku juga suka sama X, suka sama si pochi, suka sama es krim, coklat, ayam panggang, pokoknya aku suka semuanya” adalah contoh katanya. Walaupun tidak tampak melukai perasaan, tapi korban di kasus ini lebih patut dikasihani karena waktu dan usahanya terbuang percuma.

contoh ketiga justru memberikan harapan palsu, biasa dilakukan oleh orang yang nggak tegaan dan merasa kasihan untuk menolak. Tapi justru impact tindakan ini sebenarnya lebih dalem lho(impact yg diberikan berbanding lurus dgn besar harapan, dan kurun waktu secara eksponensial), terutama jika sang korban perasaannya sensitif. Tangisan ala sinetron bukanlah sesuatu yg mustahil dalam kasus ini :|.

Saya yakin orang yg lagi gundah dan merasa susah untuk menolak akan makin senewen jika terus membaca sampai baris ini karena tidak ada jawaban yg membantu dan merasa sedang bertanya pada orang salah. Dan seperti yang telah saya bilang di awal, tidak mungkin orang yg ditolak akan berlalu dan menerima semua itu dengan bahagia sambil ketawa2 (ralat : mungkin saja kalau impactnya begitu besar hingga ybs jadi gila), paling nggak ada sedikit perasaan kecewalah. Paling tidak saya bisa memberikan saran2 menolak yg tidak terlalu menghancurkan

– terus terang dari awal

untuk para cewe : cowo pada umumnya (dan saya sendiri pada khususnya) cukup tegar dalam menghadapi penolakan jadi jika ingin menolak sebaiknya lakukan dari awal. Jangan berikan harapan palsu, hargailah waktu dan usaha :D. Karena usaha tersebut bisa digunakan untuk melakukan hal lain daripada berusaha mendapatkan jawaban ‘ya’ dari anda yang ujung2nya toh tidak akan diberikan, sementara waktu…. seperti kata peribahasa, Time is Waktu (ga tau maksudnya? tanyakan pada guru bahasa inggris)

untuk para cowo : demi kebaikan anda sendiri, jika memang tidak ada kans dari awal, segeralah ditolak karena biarpun tampak dramatis dan sinetron banget, dampaknya hanya sementara (side effectnya paling cuma kegiatan pertemanan kalian akan menjadi sedikit awkward). Jangan gunakan prinsip ‘iseng2 daripada jomblo’ karena mutusin itu jauh lebih ribet dari nolak, apalagi tanpa alasan yg meyakinkan :p

– berikan alasan secukupnya (optional)

IMHO, yg namanya suka itu ga butuh alasan, demikian juga nolak. tapi biasanya pertanyaan pertama yg muncul di benak orang yg ditolak adalah ‘why?’. Jika memang anda punya alasan yg layak untuk diungkapkan (suka pada orang lain, sudah punya suami, dijodohkan orang tua, atau untuk kasus om yoand bisa bilang ke cewe yg naksir si om kalo om yoand sebenarnya suka cowo. Mungkin awalnya si cewe akan shock, tapi percayalah dia akan bisa menghadapinya om :hammer:)

– lanjutan saran 2, jangan berlebihan ngasih alasan

jujur adalah hal yg bagus tapi apapun yg kadarnya berlebihan biasanya efeknya tidak bagus. ‘Maaf, ak tidak bisa menerimamu soalnya kamu itu bau jengkol, bloon, miskin, ngileran pula. masa beli bensin aja ngutang, udah gitu nggak gaul lagi, masa kalo mau sms hapenya harus dimasukin koin dulu. kita berteman aja ya’ adalah contoh penolakan dgn alasan berkategori ‘too many information’

Iklan

10 thoughts on “[PR] Rejecting, tips n trick

  1. sungguh penjelasan yg komprehensif. :))

    tapi setuju sih, mana ada ditolak yg menyenangkan. Tp, makin sopan dan cepat tolakan nya, makin ringan rasa kecewanya, IMO.

    Suka

    • aaaa… aku padamu, tamaaa… πŸ˜† *langsung ditolak pake metode pertama*

      hihi…

      yg nembak saya waktu itu juga nanya ‘kenapa?’ sih, tama. yah, saya cuma bisa bilang ‘things change’… tapi kesian euy… saya berharap2 ga ketemu2 dia lagi lah. ga tega liatnya. ntar kl ngeliat dia, saya khilaf trus malah bales nembak kan gawat… *emalah curcol πŸ˜† *

      makasi, tamaaa… *peyuk2 tama* :mrgreen:

      Suka

      • abis disummon tama pake menyan langsung nongol πŸ˜†

        @tama: err… kalau orangnya cuma ngasi surat doang terus ga minta jawaban gimana 😐 ujung2nya tetep awkward karena dia sering miskol sekali nada dering, atau sms yang isinya kosong 😐

        Suka

        • ngasih surat ga minta jawaban, miskol doang, sms kosong. itu ciri2 psikopat nak, hubungi kantor polisi terdekat 😐

          atau bilang baik2 sama dia kalo kamu merasa terganggu dengan miskol dan sms kosong ituh, jangan di depan umum dan keras2 ngomongnya tapi jangan juga berdua di tempat sepi yang gelap dimana ga ada orang yg tau kamu dimana, ntar bisa2 jadi adegan pilem thriller 😐

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s