day #13 : cannot live without


Sebenarnya hal ini sudah dipikirkan sejak hari H namun belum kepikiran foto yang cocok untuk merepresentasikan judul ini. Awalnya sempat mau menggunakan foto smartphone secara benda ini bisa dibilang tidak pernah lepas dari hari2 saya, mulai dari bangun pagi dengan alarm hape, nyatet belanjaan pake notes hape, dan tentunya untuk sosialisasi.

Namun nyatanya ketika kemarin opname seminggu dan lupa bawa charger hape, saya akhirnya terpaksa tidak menyentuh smartphone saya dan mematikannya untuk menghemat batere agar bisa dipake buat call transport saat keluar dari RS nantinya. Dengan kata lain jika tiba2 dunia ini kembali ke jaman batu sekalipun, seperti saya akan bisa survive tanpa teknologi dan hal2 modern lainnya walaupun mungkin akan terasa sulit awalnya, tapi lama2 pasti move on lah (halah).

Makanan dan Minuman sepertinya terlalu klise, lagipula pasca operasi kemarin saya dilarang untuk makan selama beberapa hari dan hanya mengandalkan infus saja. Dan pasien yang sedang koma juga bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun hanya dengan infus. Dan saya juga tidak yakin apakah infus ini masuk dalam kategori makanan/minuman jadi sepertinya hal yang secara harafiah masuk dalam kategori “cannot live without” ini adalah Oksigen ya :p. Lebih klise lagi dan cukup susah juga nyari fotonya :p

Kemudian saya teringat sama Wall-E dimana ceritanya Bumi tidak bisa dihuni lagi dan para manusia akhirnya berkelana di luar angkasa dan mencari yang namanya taneman. Jadi secara tidak langsung, taneman yang bisa menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesisnya ini kayanya bisa masuk kategori “cannot live without” kan? So berikut ini adalah foto taneman di depan kamar saya yang difoto pada saat “Hari menanam pohon” kemarin 😀

mari menanam pohon

mari menanam pohon

eh tapi di Wall-E para manusia yang bulet2 itu bisa idup sampe beberapa generasi di luar angkasa tanpa adanya taneman ya (bahkan saking lamanya sampe ga tau yang namanya taneman itu bentuknya kaya gimana). Trus suplai oksigen di dalem pesawat yang kayanya unlimited itu darimana ya? apakah ada konverter yang mengubah karbondioksida (CO2) menjadi Oksigen(O2) + karbon(C) sehingga Oksigennya bisa dipake lagi dan karbonnya bisa buat bahan bakar spaceshipnya gitu? Auk ah

Iklan

4 thoughts on “day #13 : cannot live without

  1. Tama, berarti sudah baikan ya kamu berarti sekarang? baca tulisannya artinya seminggu yang lalu. entah kenapa minggu-minggu itu rumah sakit memang agak penuh dibandingkan dengan hari biasanya,…

    Suka

    • yep udah sehat lagi, emang musim sakit kayanya. waktu opname juga sempet heran kenapa kamarnya dikelilingi kaca, ternyata itu ruangan senam hamil yang disulap jadi kamar karena ga cukup kamarnya =))

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s