Pasca Lebaran


Sama seperti tahun2 sebelumnya, bulan puasa merupakan saat2 yang cukup membosankan dalam keseharian saya sebagai seorang penjaga telepon IT support. Walaupun seharusnya secara aktivitas tidak ada bedanya antara bulan puasa atau bukan, namun anehnya di bulan puasa para user cenderung lebih pasif ketika menghadapi masalah (baca : diem aja, pura2 semua lancar) dan baru lapor pas problemnya udah banyak dan lari kemana2. Atau bener2 dilimpahkan ke user shift berikutnya yang lapor setelah buka puasa (bukan jam kantor pastinya) yang sama sekali tidak bisa membantu ketika troubleshoot karena memang nggak tau akar permasalahannya, namun untungnya tahun ini nggak bertugas sebagai cowo panggilan sama sekali selama bulan puasa dan selama jam kerja nggak pernah terima “order” juga. benar2 berkah ramadhan 😀

karena itulah, tahun ini saya memutuskan untuk liburan lebih awal dan baru kembali di saat yang lain justru pada berangkat mudik. lumayanlah nggak kena macet dan terhindar dari raungan gunung raung. Dan di hari pertama kerja ini disambut oleh

1. Access Denied
Prinsip “kalau bisa dibikin repot, ngapain dibikin gampang” benar2 dijunjung tinggi disini. Walaupun di setiap pintu gerbang sudah ada portal, kamera, dan petugas dan di setiap kantor juga ada satpam merangkap tukang bukain pintu, untuk masuk ke masing2 area masih harus melewati pintu dengan card reader seperti di bawah ini.
ga bisa masuk

buat yang mengira saya ketinggalan badge, anda salah sodara-sodara. Walaupun memori internal saya tidak bisa dibanggakan dan entah kenapa setiap kali mudik selalu saja ada yang ketinggalan, namun tahun ini (rasanya) nggak ada yang ketinggalan (semoga) dan aksi scan-dorong pintu-bingung penuh tanda tanya-coba lagi-masih ga bisa-bengong lagi-keep trying ini berulang beberapa kali hingga akhirnya seseorang membukakan pintu dari dalam (entah karena denger suara2, merasakan desperate aura, atau sekedar panggilan batin).

Ternyataaaaa, karena alasan yang tidak jelas, HR manager memutuskan untuk memaintain access door yang sudah sekian tahun tidak dimaintain dimana para mantan karyawan ternyata masih punya akses. Dan cerdasnya lagi, bukannya merevoke access badge tak bertuan tersebut, doi malah lebih memilih untuk mereset semua akses dan meregister karyawan aktif di setiap area satu persatu. Dan kampretnya, ini semua dilakukan ketika saya cuti. well played sir

2. Unread Mail
Sepertinya kasus klasik yang dialami semua orang yang ambil cuti panjang. Anehnya masa2 bulan puasa kemarin jumlah email yang masuk dalam seminggu itu kurang dari 10 jadi ekspektasi saya di hari pertama masuk kerja ini adalah menghabiskan pagi baca inbox yang jumlahnya max 30-an gitu deh. Tapi pagi ini tercatat ada 700-an unread message, wtf!!!
males baca

udah ilfil duluan liat magic number kaya gitu, akhirnya “mark all as read” menjadi alternatif dengan harapan semua email tersebut isinya cuma gosip2 nggak penting dan jika itu issue ya semoga sudah disolve sebelum lebaran, jika belum ya mohon maaf dan di momen yang suci ini mari kita buka lembaran baru 🙂

3. Masih sepi
Bisa dibilang merupakan salah satu hal positif,penghuni kantor yang bisa dihitung jari walaupun pagi ini cukup bikin repot secara harus nungguin kalo mau keluar masuk ruangan karena badge yang belum diregister ulang >_<
siiiing
Berdasarkan pengalaman sih, situasi baru kembali normal 1-2 minggu lagi dan semoga baliknya bertahap biar snack lebarannya ga numpuk di 1 hari :p

Terakhir (harusnya pertama sih), walaupun sedikit terlambat, saya ucapkan Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin bagi semua yang merayakan 🙂

19 thoughts on “Pasca Lebaran

  1. Mohon maaf lahir dan batin, Tam. Senasib nih, Tam, kantor sepi dan tadi pagi sempet nyaris lupa bawa kartu akses. Untungnya inget dan syukurlah masih bisa dipake :))

      • Tapi hari berikutnya telat absen karena ngira kartu ketinggalan, Tam, hahaha. Ga bisa masuk lewat akses biasa dan harus lewat basement padahal udah mepet. Eh gataunya kartu aksesnya nyelip di buku! Kan KZL :))

        • muhahaha pernah juga kaya gitu, akhirnya sekarang kartunya dijadiin kalung biar ga keselip2 lagi (tapi tetep aja klo lagi buru2 berangkat suka lupa dibawa abis mandi >_<)

  2. (1). Masalah akses, saya ga urusan sama kartu. tapi kadang lupa sama nomer PIN sendiri
    (2). E-mail. Biasanya transaksi komunikasi kami berurusan sama data-data berukuran mega. user kirim ke saya. permintaan yang sama di forward oleh atasan dan atasannya atasan saya, lalu inbox saya penuh. hebatnya, dengan limit yang tak seberapa, email saya biasanya langsung kekunci, dan kudu archive dan nelpon IT buat bukain lagi akses email yang kekunci

    work

    -_______-

    • untuk PIN, dulu pernah lupa PIN ATM di salah satu bank. dan ajaibnya si admin bilang dia cuma bisa unlock aja ga bisa reset PIN dan namanya juga lupa, abis diunlock coba2 3 kali tetep salah ya kelock lagi. setelah unlock 3x masih ga ada solusi akhirnya saya close account dan pindah bank 😐

  3. Walaupun sudah amat sangat terlambat sekali dan kuenya udah pada habis yg penting masih dalam bulan syawal.
    Saya mau mengucapkan selamat idul fitri 1436 H mohon maaf lahir dan batin.

    mas Tama apa kabarnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s