travelling


Jalan-jalan merupakan salah satu kegiatan rutin yang biasa saya lakukan, mulai dari wisata terencana, keluyuran ga jelas tanpa tujuan di jalan hingga yang ektrsim macam cari tiket dadakan ketika ada kelebihan alokasi dana bulanan dan beberapa bulan yang lalu saya berniat menghabiskan cuti tahunan saya dengan liburan ke negara tetangga yang kebetulan lagi ada promo tiket dan hotelnya sekalian memberdayakan passport yang hingga di tahun terakhirnya ini baru punya 3 stempel.

Seminggu sebelum hari H, segala persiapan mulai dari tiket PP, booking hotel, hingga jadwal wisata agar penggunaan waktu bisa efektif nantinya. Di hari H, semua dokumen yang diperlukan sudah siap dan berangkat sedini mungkin agar tidak terjebak macet, bahkan sudah tiba di bandara 2 jam sebelum keberangkatan, lebih cepat dari perkiraan dan semuanya tampak aman terkendali…. hingga saya tiba di counter check in dan mendapatkan pengetahuan berharga dari petugas bandara bahwa expired date yang tertera di passport itu ternyata beda dengan expired date yang ada di bungkus ciki.

Passport yang saya kira masih bisa digunakan hingga 6 bulan kedepan itu ternyata sudah tidak dapat digunakan lagi, benar2 tulisan expired date yang menjebak sekali dan upaya ngotot2an sama petugas imigrasi juga tidak membuahkan hasil. Dalam hati saya sudah mulai mengutuk travel agent yang nggak ngasih tau apa2 padahal udah dikasih scan passport waktu pesen tiket mengingat potensi kerugian tiket PP (yang walaupun promo tetep perih juga di dada) dan hotel (nggak full paid tapi lumayan juga).

Perpanjang passport ternyata sama aja ribetnya kaya bikin baru membuat saya akhirnya terpaksa merelakan semuanya dan memasuki mode hemat dalam beberapa bulan ke depan.Insiden tersebut membuat saya jadi jauh lebih galak dan bad mood untuk jangka waktu yang lumayan lama. Jadinya ketika kemarin terpaksa harus mudik mendadak kemarin, sempat khawatir harus mengalami kejadian serupa karena nggak punya KTP tapi ternyata untuk penerbangan domestik nggak terlalu ketat pengecekannya. So buat yang berencana untuk liburan dalam waktu dekat, cek baik2 dokumen kalian terutama passport yang umur aslinya lebih pendek setahun dari apa yang tercetak disana

9 thoughts on “travelling

  1. so, tiket pesawat balik, hotel dan tetek bengeknya ga bisa di batalin/refund?

    sebagai orang yang terikat di 3 wilayah administrasi yg berbeda, saya ngerti betul susahnya urusan administrasi. belum yang ada pungli nya *sigh*

    • tiket baliknya bisa direfund walaupun nggak 100%, hotel juga cuma kena biaya booking doang (tapi tetep nohok sih >_<)

      yang bikin sakit ati ya masalah tanggal yang nggak sesuai makna itu, ngapain ditulis berlaku hingga 2015 kalo cuma boleh dipake sampe 2014 -_-

  2. Ya ampun Tama *pukpuk*

    Btw Tam, kok ya kita uhuk berjodoh gitu tho. Aku besok (beneran besok) mau perpanjang paspor. Expiry-nya Januari sih 😀 *ya trus kenapa*

    • untung ga kena jebmen, biar expirynya Januari tapi klo mau dipake skrg ga bakalan bisa *huff*

      tar pas perpanjang pake diinterpiu lagi ga ya kaya bikin baru gitu, harusnya dibikin simpel macam perpanjang STNK gitu aja cuma modal STNK lama :p

      • interview ada tapi gampang kok, Tam. Prosesnya juga cepet. Kalo yg langsung walk-in sih emang kudu antre dr pagi buta biar dapet nomor antrean. kan skrg dijatah per hari. Kalo yg online jauh lbh cepet dan leluasa waktunya.

  3. Iya bener sis, kalau passport kita itu sudah tidak bisa digunakan kalau jangka waktu hidupnya itu udah tinggal 6 bulan atau di bawah itu.
    Semoga pengalaman anda bisa jadi pelajaran berharga buat kita semua 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s