Local Steakhouse


Weekend merupakan “Spending Day” buat saya dimana saya biasanya jalan2 ke luar kota, ke bioskop, atau sekedar makan2. Jika budget yang tersisa di akhir bulan berlebih bisa semuanya, atau ngajak siapapun yang lagi beruntung hari itu, bahkan para kucingpun dapat treatment khusus di hari ini, nggak level sisa makanan lagi :p. Minggu kemarin saya mengalami disorientasi waktu jadi nggak sempet browsing2 tiket murah trus nggak kerasa tau2 udah weekend (berkat libur 17-an ditambah bolos ikutan upacara, jadi berasa kaya baru weekend aja hehe) dan nggak ada film yang menarik di bioskop, akhirnya saya memutuskan untuk jalan2 random sekalian makan.

Biasanya di hari minggu, saya suka jelajah hutan di belakang kamar sambil cari2 shortcut tapi karena sejak minggu lalu banyak alat berat yang meratakan hutan dan mengganggu aktivitas bobo2 cantik di hari libur, sepertinya petualangan rutin itu sudah tidak bisa dilakukan lagi :sad:. So akhirnya saya memainkan game angkot yang sudah lama tidak saya lakukan, buat yang mau nyobain permainan ini, begini langkah2nya

  • turun ke jalan dan naiki angkot/bus/mrt secara random (kalo bisa yang belum pernah dinaikin sebelumnya)
  • duduk manis dan lakukan aktivitas random seperti ngelamun, baca buku, ato merem sambil dengerin musik
  • setelah cukup lama/bosan, hentikan angkot secara random dan turun
  • mulai eksplorasi untuk menemukan spot menarik, jika tidak ada yang menarik ulangi langkah pertama πŸ™‚

Permainan yang cukup menarik untuk dilakukan jika lagi bosan, dan berkat ini juga dulu saya jadi lebih mengenal Surabaya dalam waktu yang cukup singkat :p. Singkat cerita, saya singgah ke tempat makan lokal baru (atau cuma baru direnov aja) karena melihat menu yang tidak biasa di kampung ini : Steak. Ciyus, selama disini saya nggak pernah liat satu tempat makanpun yang menyediakan steak kecuali di restoran hotel.

tridi
Dari segi interior, mencoba ke arah kontemporer dengan kombinasi tembok bambu,pola brick, dan warna2 cerah (kuning cerah, hijau muda, pink, etc). Berasa di tempat kongkow teletubbies atau lagi high :|. Ada aura modern art dalam bentuk 3D paint yang sayangnya tidak terlalu berhasil, but nice try lah (foto di atas itu lukisan yang paling bagus, sisanya menyedihkan). Tapi overall tempatnya cukup nyaman untuk ukuran kota yang biasanya panas, banyak kipas dan playlist musiknya juga lumayan untuk mengobati cuci otak akut dari sopir bus yang muter goyang dumang berulang2 >_<

Pertama kalinya saya pesan steak ditanya “pake nasi?” dan setengah berharap itu bukan berarti steaknya dikasih lontong aja :hammer: , saya memesan es teler untuk menemani steak karena milkshake terlalu mainstream (juga karena lagi kepanasan di jalan). Porsinya cukup loyal, full hingga ke mulut gelas dengan tumpukan es serut di atasnya. Saya sampai bingung bagaimana cara menusukkan sendok biar isinya nggak tumpah, berputar mencari angle yang pas macam main uno stacko. Mbak2nya sepertinya mengerti kegalauan yang saya rasakan karena waktu nganterin steaknya dia bawa sedotan sambil bilang “maaf ketinggalan tadi”

da steak

da steak

Steaknya disajikan di hotplate, padahal di restoran hotelpun biasanya langsung disajikan di piring. Sausnya tidak sesuai dugaan, nggak jelas juga bumbu apa yang digunakan tapi yang jelas rasanya nggak seperti saus steak biasa. Lebih ke arah saus sate padang campur kuah gulai campur bumbu rendang yang susah dideskripsikan bagaimana rasanya, tapi masih edible lah. Ukuran dagingnya juga mengenyangkan walau nggak ada kentangnya, dan harganya cukup murah (<50% harga menu restoran hotel langganan lah pastinya) so overall layak dikunjungi lagi untuk nyobain menu2 lainnya (itupun kalau inget lokasinya dimana :|). Sayangnya nggak inget nama tempatnya, dan di foto2 hp juga ternyata nggak ada satupun yang menampilkan namanya >_<

4 thoughts on “Local Steakhouse

  1. Tamaaa ikooootttt *nggondelan*

    Aku ga kesampean2 nge-game angkot di Jakarta. Padahal kalo lagi jalan2 hampir slalu begitu (trus nyasar sampe capek). Smoga akhirnya ga jadi wacana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s