Family Gathering 2016


Beberapa waktu yang lalu, tempat saya bekerja mengadakan Family Gathering yang merupakan acara kumpul2 bersama antar karyawan dan keluarganya dalam rangka ngabisin anggaran. Karena acara ini harus ada dokumentasinya, maka terima mentahan dengan sistem bagi rata budget tidak bisa dilakukan dan di kota sekecil ini nggak ada tempat makan yang bisa menampung jumlah peserta dan keluarganya (lagian klo cuma ngumpul makan bareng trus pulang kayanya boring banget), maka acara ini dilakukan di…. errr… sebuah konservasi yang isinya meliputi kebun buah, peternakan lebah, kolam ikan, dan tempat pembibitan (entah apa tempat ini sebutannya). Agar tidak terganggu dan mengganggu pengunjung lain, kita booking tempat ini 1/2 hari dari jauh2 hari.

kolam ikan

Sebelumnya sudah diinfokan oleh pihak pengelola untuk tidak memetik buah sembarangan dari pohonnya dan jika mau di bagian depan ada tempat penjualan hasil kebun dan ternak. Tentu saja informasi ini diteruskan ke semua peserta mengingat akan ada banyak anak kecil yang ditakutkan bakal keluyuran dan metik2 sembarangan. Namun pada kenyataannya, di hari H para bocah ini malah pada nempel terus ke orang tuanya dan yang udah agak gedean sibuk sendiri sama gadget sementara para Ibu-ibu langsung kalap teriak “Wah rambutannya gede-gede!!!” dan langsung semburat dengan beringas!!!. Melihat hal ini, panitia langsung teriak2 ngingetin “bu, jangan bu!!!” macam warga pemukiman liar yang kena gusur satpol, bahkan sampe minta bapak2nya ngingetin berhubung kalah jumlah hingga akhirnya menempuh cara terakhir yaitu pake TOA macam demonstran orasi. Ya untungnya nggak ada pengunjung lain atau penjaga sama sekali (mungkin karena lagi dibooking jadi para petugasnya pada pulang cepet kali ya, bahkan tukang parkirpun ga ada) jadi ga terlalu malu2in lah (nggak yakin juga para ibu2 itu bakal malu kalo ada penjaganya, mungkin penjaganya dicakar kalo berani2 ngalangin hehe).Tersadarkan oleh teriakan TOA, para ibu langsung kembali ke barisan (sambil bawa setumpuk buah2an yang cukup buat makan seluruh rombongan -_-)

Biar tampak ada partisipasi dari semua anggota keluarga dalam kegiatan ini, diadakan lomba2 untuk anak2 yang acara dan konsepnya dilakukan sama ibu2nya sementara panitia cuma menyediakan hadiah2 lomba aja (biar ada partisipasi ibu2 juga, bukan karena panitianya males mikir konsep sama ngurusin acara lho ya du du du). Secara usia anak2 yang begitu beragam dan perbedaan fisik yang tampak mencolok, lomba2nya keliatan nggak balance banget. Ada bocah 3 taunan yang ngedudukin balon malah membal sementara balonnya masih utuh, atau yang jalan bawa kelereng dengan santai dan hati2 hingga ketika peserta lain sudah 2x start finish dianya belum 1/2 jalan … but who cares, ujung2nya semua dapet hadiah kok :D. Ibu pengurus lomba menginterogasi para pemenang mulai dari nama, umur, sekolah dimana , sampai siapa nama bapaknya sebelum ngasih hadiah melahirkan momen khusus

Ibu2 : kamu anaknya siapa?
Bocah : anaknya ayah
Ibu2 : Iya, nama ayahmu siapa?
Bocah : …… Ayah
Ibu : *evil laugh* nama bapakmu Ayah?
Bocah : *manggut2*
Ibu2 : penasaran saya, coba bapaknya maju sini, saya pengen tahu yang mana orangnya
Audience : *diem tolah-toleh, ga ada yang berdiri*
Ibu2 : coba nak, tunjuk ayahnya yang mana
Bocah : *scanning penonton beberapa saat, tapi ga menemukan target yang dicari*
Ibu2 : (entah bosen atau kasihan) dah balik sana ke ayahnya *ngasih hadiah*, Ayahnya nanti di rumah kasih tau ke anaknya ya siapa namanya

Saya agak khawatis si ayah menelantarkan anaknya disana karena si bocah nggak balik ke pangkuan ortunya, tapi lari ke pojokan, sendirian sambil memeluk hadiahnya. Entah beneran ga liat bapaknya diantara kerumunan orang ini atau udah dapet dead stare dari kejauhan dan isyarat “Jangan kemari, pura2 ga kenal!!!” dari bapaknya LOL. Para remajanya tampak malas mengikuti lomba, entah gara2 takut dipermalukan setelah melihat apa yang terjadi di lomba anak atau emang ga minat aja. Tapi bukan ibu2 namanya kalau tidak bisa “membujuk” anak2nya mengikuti acara yang mereka adakan

Acara makan siang bersama sempat terganggu oleh kehadiran kucing raksasa yang berkeliling mengemis sedekah membuat sebagian besar bocah panik. Bahkan saya sendiri sempat kaget melihat ukuran kucing2 disini yang ukurannya 2x lebih besar dari kucing kompleks, entah itu akibat sering makan buah2 di perkebunan ini atau kucing2 itu sendiri merupakan hasil rekayasa genetik yang dibuat di tempat ini untuk dilatih sebagai penjaga perkebunan yang murah meriah dengan gaji seekor tongkol mutan yang ga kalah besarnya tiap bulan
lunch

Di penghujung acara, ada pembagian lucky draw yang sekali lagi diserbu oleh Ibu-ibu yang antusias ngambil nomor undian seolah takut kehabisan padahal nomor yang disiapkan jumlahnya sudah sesuai sama jumlah peserta yang hadir (In fact, malah mereka sendiri yang bikin nomor undian dan menggulungnya ke potongan sedotan), jadi entah kenapa juga pake rebutan segala ngambilnya, sudah sifat dasar ibu-ibu kayanya :p. Dan tebak siapa yang mendapatkan hadiah utamanya!!! its Me muhahaha
lucky-draw

Saya yang seumur hidup belum pernah menang undian apapun, bahkan kentongan kodok di undian staff party aja ga dapet dan mentok di hadiah hiburan krim cuci piring dari supermarket ini secara tak terduga mendapatkan doorprize kompor gas sontak membuat saya diserbu sama ibu2 saat itu.

Nggak masak kan di rumah? dah buat Ibu aja ya deh kompornya

Tuker sama hadiah punya Ibu mau ya *nawarin jam dindingnya*

Berat ya? sini Ibu aja yang bawain (sok baik)

Kasih ke saya aja, ntar Ibu masakain sebulan

Membuat saya kewalahan dan ketakutan walaupun emang bener sih kalo hadiahnya ga bakal kepake juga secara jarang masak dan kayanya mubazir beli tabung LPG untuk kegiatan yang selama ini bisa dilakukan dengan magic jar. Tapi karena berurusan sama mereka itu sepertinya sama berbahayanya dengan mafia, saya ngasih jawaban diplomatis “besok dibahas di kantor aja ya” biar urusannya sama bapak2nya yang lebih jinak :p

Iklan

9 thoughts on “Family Gathering 2016

  1. Ping-balik: Giveaway – Intersection of Yesterday and Tomorrow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s