Green Go


Di suatu sabtu pagi yang mungkin cerah (udah nggak inget, mungkin mendung tapi yang pasti nggak hujan), saya tiba2 terbangun karena suara berisik misterius. Jendela kamar bergetar, terdengar suara berisik burung beterbangan dan pohon2 tumbang. Di dalam kamar yang masih gelap, saya meraba2 sekitar mencari hape untuk melihat jam berapa saat itu (seperti yang sudah pernah saya ceritakan, belakang kamar itu hutan, jadi biasanya sinar matahari baru masuk di atas jam 9) dan setelah beberapa menit masih nggak ketemu, saya menyerah (too lazy to do anything that morning).
backyard

Karena nggak ada suara berisik tetangga sekitar atas peristiwa ini, otak bangun tidur saya memformulasikan beberapa hipotesa:
– its nothing serious, go back to sleep
– kiamat telah tiba dan mereka semua sudah tewas jadi percuma aja panik, mending tidur lagi dan mati dalam damai
– ini cuma mimpi, mari tidur dan ganti mimpi lain yg lebih menarik

Jadi akhirnya saya melanjutkan tidur ….

Ketika bangun siangnya, ternyata suara2 itu masih ada. Terlihat berbagai peralatan berat meratakan hutan belakang kamar dan pohon tumbang berserakan dimana2. Banyak teori bermunculan dari tetangga sekitar mulai dari tindakan preventif mengurangi kasus pencurian yang banyak terjadi akhir2 ini dengan menghilangkan tempat kabur dan sembunyi maling hingga dugaan ilegal logging.

Dalam waktu beberapa minggu saja, pemandangan belakang kamar saya sudah menjadi seperti ini
terang

Di satu sisi, kini sinar mentari pagi jadi lebih mudah memasuki jendela kamar (awal2 sempet panik ngira telat bangun, ternyata masih jam 7 >_<) dan somehow nggak ada babi hutan keluyuran lagi di malam hari (bahkan ular, komodo, dan aneka pokemon lain juga menghilang. mungkin pindah ke hutan sebelah) dan populasi kucing tampak meningkat (entah migrasi dari hutan atau nambah karena predatornya berkurang). Tapi jadi nggak bisa duduk santai di belakang sambil menikmati gorengan dan teh di waktu hujan.

Sekarang sudah beberapa bulan berlalu dan terdengar kabar resmi mau dibangun kompleks perumahan baru disana. Iseng ke bukit seberang untuk melihat progress pembangunannya, ternyata lumayan luas juga areal hutan yang digunakan oleh proyek ini, sepertinya bakal lama jadinya dan bakal ada keberisikan jilid 2 saat proses konstruksi dimulai >_<
bersih

Iklan

14 thoughts on “Green Go

  1. Pernah ngalami kek gitu di rumah yang lama. Dulu berbatasan dengan hutan, kemudian hutannya hilang berganti kompleks perumahan. Menyedihkan. Saya tahu banyak orang lain juga butuh rumah (dan saya juga lalu pindah ke perumahan lain), tapi tetap saja lebih enak bertetangga dengan hutan.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s