Misidentification


Saya cukup sering menerima panggilan nyasar yang biasanya cuma berujung ke “oh maaf” atau langsung ditutup, walau kadang ada kasus khusus yang membuat pembicaraan sedikit lebih panjang, seperti :

X : Halo, pak Imron?
Me : salah sambung bu
X : ini [nyebut nomor]?
Me : bukan bu, salah nomor
X : trus ini siapa?
Me : yang pasti bukan pak Imron (nutup telp)

Bikin senewen aja, udah dibilang salah nomor kok masih nanya2. mau modus ya? huh *menyibak rambut*

Ada juga yang nggak salah nomor, tapi……

X : Halo selamat sore
Me : Sore
X : Perkenalkan bu, nama saya (mawar, bukan nama sebenarnya) dari bank (KRUT, bukan nama bank sebenarnya) ingin menawarkan (bla bla bla, bukan kata2 sebenarnya)
Me : (Bu? bu?!!! bu?!!!!) *udah nggak fokus sama omongan setelahnya)

Perasaan ini nama nggak genderless deh, kok bisa sampe dikira ibu2 sih??!!! ter la lu!!

Masih bisa dimaklumi lah ya, mungkin karena via telp dan nggak keliatan langsung orangnya dan entah karena suara saya yang terlalu lembut atau memancarkan uara keibuan (halah) atau si sales aja yang perlu ke THT jadi salah gitu. tapi pernah juga secara tatap muka di dalam bus tiba2 diajak ngobrol sama bapak2 yang duduk di samping saya

B : sekolah di SMA mana?
Me : (kaget tiba2 ditanya pas lagi bengong) *menjawab singkat*
B : mau kemana ini?
Me : jalan2 aja (emang ga ada tujuan pasti waktu itu, murni jalan2 gaje)
B : lagi libur sekolah ya?
Me : eh?!… iya lagi liburan

Di sini baru ngeh klo kayanya si bapak salah ngira saya ini masih anak sekolahan, tapi males mengoreksi jadi play along aja lah, lagian emang bener lagi liburan ini, ambil cuti panjang buat keliling Jawa.

Dan pengalaman terakhir waktu naik taksi, biasanya saya selalu duduk manis hingga tiba di tujuan, namun waktu itu karena drivernya tampak berpotensi nyasar maka saya sesekali mengarahkan (macam belok kiri setelah lampu merah) jika diperlukan (di tempat2 yang berpotensi salah belok dan putar baliknya jauh) ketika si sopir nanya “Sudah lama tinggal di sini?”.

Saya yang memang sering pindah2 tempat tinggal berusaha mengingat2 tahun berapa pindah kemari, tapi karena nggak inget pastinya (males ngitung sih tepatnya, sama kaya kalo ditanya umur, ga bisa ngasih jawaban instan biasanya :p) jadi ngasih jawaban general “lumayan lama”

Pertanyaan berikutnya yang benar2 tidak disangka, “Tahun berapa datang ke Indonesia?”. woot??!!! kirain keterangan tempatnya merefer ke kota, ternyata sampai level negara toh. asli baru kali ini dikira turis.

Berharap bisa menjelaskan semua kesalahpahaman ini, saya jawab saja “Saya lahir di Indonesia”. Si sopir tampak terkejut dan ketawa kecil “Oh lahirnya di Indonesia toh, trus sampai umur berapa di Indonesia?”……..

“Dari lahir sampai sekarang di Indonesia terus” dan reaksi final si sopir cuma “oooo” dan situasi kembali hening hingga tiba di tujuan…

Iklan

4 thoughts on “Misidentification

  1. Oh Tama kamu sering disalahpahami ya 😆
    Pak supir taksinya jadi awkward ya..
    Ada banyak orang yang senang kalo disangka masih sekolah. Aku dari jaman sekolah udah dipanggil Ibu. Begitu mencapai usia kerja yang pantas dipanggil ibu malah sering dipanggil mba hahaha

    Suka

    • nggak sedih (tapi nggak senang juga sih) kok, malah ga mengkoreksi walaupun dipanggil bu berulang kali di telp berharap mbaknya sadar sendiri (somehow tak kunjung terbuka hati/telinganya)

      Suka

  2. Aku sedih sekarang banyak dipanggil Bu. Tapi ya mendingan lah daripada Pak.
    Itu Pak taksinya salah gitu kamu ngomong pake bahasa apaan emang? padahal kayaknya sudah cukup terdengar orang Indonesia

    Suka

    • lebih banyak diemnya sih, kan dilarang berbicara sama orang yang lagi nyetir biar nggak merusak konsentrasi. cuma sesekali mengarahkan belok kiri/lurus/sejenisnya. jadi mending dipanggil Bu atau Dek? :p

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s