Kebodohan di Pagi Hari


Mungkin karena sudah mulai berumur atau pada dasarnya emang males aja, saya nggak suka menggunakan tangga. Naik 1 lantai lewat tangga aja udah merasa capek, turun masih nggak masalah sih tapi tetep males juga. Mungkin jika ada kebakaran dan lift tidak bisa digunakan, saya bakalan lompat dan meluncur dengan ombak manusia kaya di konser2 metal gitu. Bikin tiang seluncur macam di markas pemadam kebakaran juga kayanya asik (jadi ngelantur). Intinya saya biasanya lebih suka pake lift di kantor biarpun cuma selantai.

Pagi ini, seperti biasa saya memasuki lift dengan segelas kopi di tangan, mencet tombol kemudian bersandar sambil merem. Aslinya saya nggak begitu suka lift juga dan biasa mendistraksi diri dengan memejamkan mata atau fokus ngeliatin yang lain (entah tombol lift atau bacaan apapun yang ada di lift) untuk meredam perasaan aneh di perut waktu lift sedang bergerak. Masih pagi juga jadi saya butuh sering2 berada di “mode stand by” buat ngumpulin nyawa sampe melek 100%, itulah alasan saya bikin kopi. cuma buat dihirup aromanya aja karena saya juga bukan seorang penikmat kopi (ngelantur lagi)

Back to the story, saya bersandar dan menunggu lift mengantarku ke lantai tujuan. Anehnya kali ini saya tidak merasakan sensasi aneh itu, whateverlah justru bagus kalo gitu (masih pagi biasanya males mikir, mau ada gempa juga whatever pasti). Tapi setelah menunggu cukup lama kok nggak ada suara “ding” pintu lift kebuka ya?……

Baca lebih lanjut

Tips membuat lamaran yg jelek


Lowongan

Kalo lagi bosen terkadang saya melakukan penelitian2 aneh  seperti menghitung berapa orang yang masuk WC dalam sehari dan menganalisa frekuensi orang2 ke WC dalam sehari, jam berapa aja lalu lintas WC padat, hingga berapa lama orang2 di WC (yes i do count that, even put the result as YM Status :p ). Itu cuma gara2 meja yg deket WC, klo berprofesi jadi penjaga WC bisa2 tercipta buku panduan lengkap tentang WC.

Dan karena kerjaan sebelumnya membuat saya tampak berprofesi ganda sebagai HRD, saya tergoda untuk  berbagi hasil analisa dalam hal melamar pekerjaan, terutama buat para fresh grad yang blm pernah melamar kerja sebelumnya. Sepertinya sudah cukup banyak situs yang menjelaskan tips n trik dalam menghadapi wawancara dan buku2 tentang bagaimana menghadapi tes kerja seperti psikotest, pengetahuan umum, dll. Namun disini saya lebih memfokuskan pada tahap sebelum itu semua yaitu mengisi form lamaran kerja dimana ini adalah tahap paling awal dalam melamar pekerjaan.

Jika anda gagal pada tahap awal ini maka habislah sudah, tips n trik menghadapi interview agar tampil mengesankan tidak akan berguna karena anda tidak akan dipanggil interview. Ilmu2 yang anda punya tidak akan bisa dipergunakan karena tidak akan ada undangan tes yang masuk. Jangan terlalu mengandalkan IP karena itu bukan faktor yg paling menentukan (kecuali IPK anda benar2 hancur sehingga peluang lulus seleksi awal jadi kecil bgt). Disini saya akan membahas hal2 yang menyebabkan orang tidak lulus seleksi awal berdasarkan analisa yang saya lakukan.

Stupid things,It really happens