[JJS] Vending Machine


Vending Machine bandara

Vending machine, sebuah mesin penjual minuman yang sekarang sudah makin banyak terlihat di Indonesia, khususnya di tempat2 seperti bandara, stasiun, dan sejenisnya. Namun tampaknya masih jarang masyarakat yang menggunakan benda yang satu ini, entah karena masih asing, penggunaan yang cukup repot karena uang kertas yang digunakan harus bagus sementara kebanyakan uang yang beredar di Indonesia pada lecek, atau karena harganya yg mahal (air mineral seharga 2500 di minimart bisa jadi goceng di mesin ini).

Gambar di atas merupakan salah satu vending machine yang ada di salah satu bandara di Indonesia (hayooo tebak bandara mana itu), dari penampakannya sih sepertinya masih cukup gres (dibandingkan vending machine di Soetta yg kucel hehe) tapi tampak sepi peminat karena para pengguna jasa bandara lebih memilih jajan di toko2 sekitar yang harganya juga nggak kalah mahalnya. Sebisa mungkin bawa makanan/minuman sendiri deh kalo ke bandara buat jaga2 semisal ada delay, atau jika terpaksa harus beli makanan di Bandara saya lebih menyarankan rotiboy yang harganya tidak jauh berbeda dengan harga di luar bandara daripada sakit hati beli semangkok soto seharga 30 ribu dengan porsi kecil dan kualitas yang masih kalah dengan soto gerobak pinggir jalan :p.

Nah, saat tour de Java kemarin. karena penggunaan GPS dan browser secara intensif, batere hape terkuras drastis sehingga saya terpaksa numpang ngecas di salah satu stasiun kereta. Awalnya sih biasa aja duduk manis browsing spot wisata sambil ngecas tapi lama2 kok merasa ada yg ngeliatin. Mulai memperhatikan sekitar dan melihat ada ibu2 yang ngeliatin sekilas trus ngeliat arah lain, dan ini terjadi beberapa kali. Dikira artis apa ya *geer mode on*. Nggak lama kemudian si ibu mulai jalan mondar mandir sambil tetep ngeliatin sesekali. Tapi setelah selesai ngecas dan pindah lokasi kok si ibu masih ngeliatin ke arah situ padahal kosong ga ada sapa2 (apa si ibu ngeliat ada penampakan ya di situ? hiiiy) trus malah mendekat dan pada akhirnya terbengong2 ngeliatin vending machine, mau mencet nggak jadi, maju dikit mundur lagi, dan akhirnya diliatin doang

si ibu

Karena gemes ngeliatinnya, akhirnya saya berinisiatif untuk beli 1 minuman dalam rangka ngasih contoh cara penggunaan vending machine ke ibu2 yang tampak (ragu/takut/krisis PD/malu tapi mau) ini. Dan benar saja, setelah melihat live demo tersebut si ibu mengeluarkan uang dari dompetnya, maju dengan penuh percaya diri, dan ………… menyerahkan uang itu ke saya sambil berkata “mas, saya mau beli yang ini, tolong pencetin dong” sambil nunjuk ke salah satu minuman!!!!!. Dan parahnya, setelah membantu ibu2 ini mendapatkan minumannya, 2 orang yang entah sejak kapan sudah ngantri di belakangnya ikutan nitip minta dibeliin >_<

Untungnya pasien berikutnya tampak cukup mandiri dan punya rasa ingin tahu yang tinggi untuk mencoba sendiri, namun setelah uangnya dimuntahkan kembali oleh si vending machine untuk yang kesekian kalinya, akhirnya sambil malu2 doi mendekati saya sambil menyodorkan surat cinta selembar uang sepuluh ribuan dengan banyak bekas lipatan -__-. Sore itu akhirnya saya berprofesi sebagai petugas vending machine. Ada yang punya pengalaman serupa?

Iklan